Informasi

/

Ketua Program Studi FH dan Dosen FH Menghadiri ToT Empat Pilar MPR RI

Kamis, 31 Maret 2016 - 22:02 WIB
Diposting oleh: Administrator - Kategori: FAKULTAS

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) selalu berusaha untuk tetap menghidupkan nilai-nilai perjuangan dan terus menumbuhkan sikap nasionalisme pada generasi penerus bangsa yang tercermin dalam semangat proklamasi kemerdeaan Republik Indonesia tahun 1945 yang diimplikasikan dengan cara mengadakan sosialisasi mengenai empat pilar MPR RI (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk Negara dan Bhineka Tunngal Ika sebagai semboyan negara). Dengan harapan kecintaan dan komitmen pada bangsa Indonesia tetap tumbuh dalam diri generasi penerus bangsa.

Pada tanggal 4 Maret sampai dengan 8 Maret 2016 MPR RI mengadakan Training of Trainers atau pelatihan para pelatih yang dikenal dengan istilah ToT dengan tema Empat Pilar MPR RI dan Mata Kuliah Umum (MKU). Acara ini merupakan wujud dari sosialisasi MPR RI yang dihadiri oleh 100 dosen pembina mata kuliah umum, yaitu para pengajar Pendidikan Kewarganegaraan seMalang raya, baik kampus negeri maupun swasta.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dihadiri langsung oleh salah satu anggota MPR RI yang menjabat sebagai Ketua Badan Sosialisasi Training of Trainers yakni Bapak Drs. H Ahmad Basarah, M.H. Universitas Islam Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdapat tiga dosen yang menjadi perwakilannya dan dua diantaranya merupakan dosen dari Fakultas Hukum yaitu Bapak Dr. Suratman, SH.,MHum selaku Ketua Program Studi Fakultas Hukum dan Bapak Drs. Noorhudha Muchsin M.M yang juga merupakan dosen pengajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Kegiatan ToT yang berlangsung selama lima hari ini diselenggarakan di Sweet Hotel, Kota Malang, belum lama ini.

Tujuan diadakannya ToT selain menumbuhkan jiwa kebangsaan dan cinta tanah air adalah agar peserta seminar Empat Pilar MPR RI mampu menjadi narasumber pada kegiatan sejenis ditempat yang lain. Menurut Ketua Prodi Fakultas Hukum UNISMA dalam sosialisasi ini banyak ilmu bermanfaat yang diperoleh yang nantinya dapat diterapkan saat mengajar yang nantinya disampaikan pada mahasiswa melalui pendidikan formal melalui mata kuliah pendidikan kewarganegaraan ataupun juga dapat disisipkan pada mata kuliah lain. Sehingga semua mahasiswa UNISMA khususnya Mahasiswa Fakultas Hukum mampu memiliki wawasan kebangsaan yang bagus dan luas sehingga mencintai tanah air Indonesia dan memiliki budi pekerti yang luhur sesuai dengan Empat Pilar MPR RI.

Serangkaian kegiatan Training of Trainers diantaranya adalah sosialisasi mengenai Empat Pilar MPR RI, dilanjutkan dengan pembentukan kelompok diskusi untuk membahas mengenai Empat Pilar MPR RI yang nantinya tiap kelompok harus mempresentasikan dan dilanjutkan dengan tanya jawab. “Empat Pilar MPR RI merupakan soko guru yang menyangga bangsa Indonesia. Dengan adanya kegiatan ToT para peserta mampu menggali lebih dalam mengenai nilai-nilai Empat Pilar MPR RI guna untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang mampu menjauhkan dari terjadinya disintegrasi bangsa,  sesuai dengan sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia. Selalu menjaga toleransi dan menghormati antar umat beragama, menghargai perbedaan ras, suku dan budaya sehingga bangga memiliki bangsa Indonesia” Ujar Bapak Suratman. 

Pemahaman mengenai Empat Pilar MPR RI inilah yang nantinya akan disampaikan oleh para dosen pengajar Mata Kuliah Pendidikan Kewrganegaraan kepada mahasiswanya yang merupakan agent of change. Jika mahasiswa memiliki wawasan kebangsaan yang luas dan cinta tanah air, maka Indonesia mampu mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI demi terwujudnya cita-cita Bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik menjadi bangsa yang sejahtera, berdaulat, adil, dan makmur. 

(Berita ini ditulis oleh Widya Rainnisa dan Dorra Prisillia Mahasiswa Fakultas Hukum Unisma)